Setiap manusia pasti punya masalah karena masalah memang diciptakan untuk mengukur bagaimana manusia memaknai hidupnya. Begitupun aku, hari ini masalahku datang saat dengan tiba-tiba kakakku memberikan kabar buruk padaku.
Seketika kaget, takut dan sedih datang setelah mendengar kabar dari kakakku. Aku ingin bercerita tentu saja, aku ingin membagi keluh kesahku ini agar tak menjadi beban yang begitu berat bagiku.
Teman-temanku bertanya tentang keadaanku yang terlihat kacau saat itu. Dan akhirnya aku menceritakan secara garis besar masalahku pada mereka. Namun satu hal yang aku dapatkan setelah aku menceritakan masalahku, mereka hanya menghiburku sesaat. Setelahnya, mereka kembali berlelucon seperti biasanya.
Aku tak mengerti kenapa mereka bisa seperti itu, setidaknya mereka bisa melakukan sedikit 'drama' dengan ikut bersedih akan masalahku. Bahkan salah satu dari mereka kembali menceritakan masalahnya dengan kekasihnya padaku.
Hei, disini aku sedang bersedih. Kenapa kau menambai pikiranku dengan masalahmu? Aku hanya meminta kalian mendengar ceritaku, bahkan jika kalian tak mempunyai solusi juga tak masalah bagiku. Sesulit itukah menjadi pendengar yang baik?
Dan kini aku tau apa yang harus kulakukan ketika aku membutuhkan teman untuk mendengarkan ceritaku. Aku hanya perlu bercerita pada Tuhan, kedua orang tua dan kakakku. Itu sudah cukup bagiku. Mereka akan mendengarkanki dengan baik tanpa berusaha memotong sedikitpun ceritaku. Bahkan mereka tak jarang menberiku solusi.
Satu hal yang kadang terlupa untuk kita ingat, bahwa tak semua orang yang bercerita padamu adalah orang yang menginginkan solusi untukmu. Bisa saja mereka hanya ingin didengarkan saja. Simple memang, tapi tak semua orang bisa menjadi pendengar yang baik.
Komentar
Posting Komentar